Mengenal Ternak Ayam Araucana dari Chili

Mengenal Ternak Ayam Araucana dari Chili

Mengenal Ternak Ayam Araucana dari ChiliAyam Araucana merupakan salah satu jenis ayam yang berasal dari negara chili. Araucana memiliki ciri khas yaitu dengan telur ayamnya yang bercangkang warna biru. Ayam jenis ini memiliki bobot sekitar 2,7-3,2 Kg untuk jenis jantan dan sekitar 2,2-2,7 kg Untuk jenis jantan. Ayam Araucana ini memiliki warna kulit berwarna putih. Negara chili hampir memproduksi telur dari ayam Araucana ini sekitar 170-180 telur pertahun dengan berat telur sekitar 53-60 g. Ayam Araucana ini sendiri memiliki banyak kelebihan sehingga banyak membuat banyak orang tertarik. Berikut adalah kelebihan dari ayam araucana.

1. Memiliki daging yang sangat lezat dan enak
Daging ayam Araucana ini memiliki rasa yang cukup enak, lezat namun sedikit berlemak. Tetapi rasa daging ayam Araucana ini tak kalah enaknya seperti daging ayam pada umumnya yang membuat banyak orang lain tertarik dan diminati untuk mencicipinya.

2. Memiliki telur berwarna biru atau hijau
Salah satu keunikan lainnya yang dimiliki oleh ayam Araucana ini adalah memiliki telur yang berwarna biru atau hijau pada cangkangnya. Yang berbeda pada ayam umumnya yang memiliki cangkang berwarna coklat atau kekuningan. Ayam Araucana ini menjadi salah salah keunikan dan ciri khas yang terdapat pada telurnya.

Ciri ciri Ayam Araucana

Ayam Araucana memiliki ciri utama adalah dengan tidak adanya ekor sepenuhnya berbeda dengan ayam pada umumnya yang memiliki ekor panjang dan lebat ayam Araucana malah sebaliknya.

Ayam Araucana juga memiliki dada yang sedikit cembung
Ayam Araucana memiliki sayap yang rapat kebadan
Ayam Araucana Memiliki mata dengan warna Oren tajam
Ayam Araucana memiliki bulu yang lebat dan banyak.
Ayam Araucana memiliki paruh yang cenderung agak sedikit dibengkokkan ke bawah.
Ayam Araucana memiliki perut yang kuat

 

Tips Mengelola Ternak Ayam Araucana

1. Siapkan kandang
Untuk mengelola ternak ayam Araucana yang pertama kali harus diperhatikan dan disiapkan adalah siapkan kandang atau tempat ayam bernaung. Tempatkan ayam pada satu kandang dengan tidak lebih dari 8 ekor disarankan dengan menempatkan ayam di dalam suatu kandang maksimal 4 ekor saja.

2. Siapkan pakan yang baik dan berkualitas tinggi
Untuk menghasilkan ayam yang baik dan sehat pakan yang diberikan juga harus memiliki kualitas tinggi dan bagus. pakan harus diberikan dengan keadaan baik dan tidak kotor atau bersih begitu pula dengan air yang disediakan harus bersih dan tidak kotor atau tidak keruh dan tidak bau. Pakan harus diberikan rutin. Perhatikan pula media atau alat yang digunakan untuk menyimpan pakan dan air untuk ayam konsumsi agar selalu bersih dan tidak kotor.

3. Lakukan perawatan pada ayam Araucana
Melakukan perawatan agar terhindar dari virus, bakteri dan kuman serta penyakit. Dengan memeriksa kondisi ayam, membersihkan kandang, membersihkan media makan, dan lain lain. Ayam Araucana ini memiliki beberapa jenis jangkauan penyakit berupa parasit seperti tungau bulu, kutu Pooh, helminthiasis.

4. Menjaga produktivitas perkembangbiakkan
Untuk menghasilkan produktivitas dari perkembangbiakkan ayam Araucana langkah yang harus dilakukan adalah dengan Memperhatikan tingkat kesuburan ayam agar memproduksi telur yang berkualitas dan bagus, memperhatikan kesehatan ayam agar tidak menimbulkan penyakit menular atau bakteri dan virus yang menular. Ayam Araucana ini memiliki keturunan yang bersahaja dan berkuantiti keturunan yang sangat baik. Untuk menghasilkan keturunan yang baik maka hasil daripada usaha menyeberangi ayam ini dengan ayam jenis keturunan russian crested.

 

Budidaya Ternak Kura Kura Brazil

Budidaya Ternak Kura Kura Brazil Kura kura Brazil merupakan salah satu hewan reptil. Sesuai namanya kura kura Brazil ini berasal dari daratan daerah brazil. Kura kura ini biasa disebut juga dengan red eared slider. Kura kura ini memiliki ciri khas garis dengan berwarna sedikit jingga dibelakang mata nya sehingga menyerupai bentuk telinga. Karena ukurannya yang kecil kura kura ini memiliki tempurung dengan motif yang cukup unik dan lucu. Kura kura ini termasuk kategori hewan amfibi yang relatif jinak sehingga banyak orang yang tertarik dan minat untuk menjadikan hewan ini sebagai hewan peliharaan. Hewan ini memiliki panjang yang cukup panjang apabila sudah dewasa yakni mencapai 30 cm. Kura kura ini juga dapat menghasilkan telur karena kura kura ini berkembang biak dengan cara bertelur. Kura kura Brazil dapat menghasilkan sekitar 45 butir telur selama 1 atau 2 bulan.

Tips Budi Daya Ternak Kura Kura Brazil

1. Pilih kura kura yang baik
Untuk memulai budidaya kura kura Brazil alangkah baiknya untuk tahap awal adalah pastikan dan pilih kura kura yang akan dijadikan untuk bahan budidaya atau ternak adalah kura kura yang sehat dan berkualitas bagus sehingga aman dan cocok untuk dijadikan budidaya ternak agar dapat menghasilkan keturunan yang bagus pula.

2. Pilih kura kura yang siap kawin
Pilih dan pastikan kura kura yang ingin di Budi daya adalah kura kura yang sudah siap untuk melakukan kawin. Biasanya kura kura yang siap kawin terutama kura kura jantan berusia sekitar 2-3 tahun dan betina sekitar 5-7 tahun.

3. Siapkan akuarium untuk berkembang biak
Setelah kura kura jantan dan betina sudah bersedia untuk kawin maka siapkan akuarium untuk mereka berkembang biak. Isi air sedikit kedalam akuarium lalu masukan kura kura jantan dan betina ke dalam akuarium. Perkembang biakkan kura kura jantan dan betina akan memerlukan waktu selama kurang lebih 15 menit. Biarkan dan jangan mengganggu kura kura jantan dan betina selama proses perkembang biakkan berlangsung.

4. Pisahkan kura kura jantan dan betina
Setelah melakukan proses perkawinan pisah kan dan pindah kan kura kura jantan dan betina kedalam wadah atau akuarium yang berbeda. Setelah itu tunggu hasil telur dari kura kura betina setelah terbentuk.

5. Proses bertelur
Proses bertelur pada kura kura betina terjadi setelah 60 hari dari perkawinan. Setelah itu siapkan kembali wadah atau akuarium kura kura betina untuk proses bertelur. Kura kura betina akan bertelur hingga 20 telur

6. Menunggu telur
Telur kura kura Brazil akan mengalami penetasan sekitar 80 hari. Bayi kura kura akan terlihat setelah cangkang dari telur akan pernah dengan sendirinya.

7. Setelah Proses Bertelur
Setelah proses bertelur yang terjadi. Anda dapat memisahkan bayi kura kura kedalam akuarium kecil dengan memberikannya makanan yang baik agar pertumbuhan dan perkembangannya tetap terjaga dengan baik.

Perbedaan Kura Kura Brazil Jantan dan Betina

1. Kuku
Kuku kura kura jangan dan betina memiliki perbedaan kura kura jantan memiliki kuku lebih panjang sedangkan kura kura betina memiliki kuku lebih pendek. Kuku kura kura jantan juga lebih tajam dari kuku kura kura betina.

2. Kloakan
Perbedaan kura kura jantan dan betina adalah jika kloakan memanjang berarti jantan namun jika kloakan berbentuk bulat berarti betina.

3. Plastron
Perbedaan selanjutnya adalah plastron yang merupakan bagian bawah cangkang kura kura. Bentuk plastron jantan terlihat cenderung lebih cekung sedangkan betina lebih membulat.